Pura Taman Sari Klungkung

Nilai Historical dari Pura Taman Sari

Salah satu pura di Bali yang sarat akan nilai historical adalah Pura Taman Sari Klungkung. Di dalam lingkungan pura ini terdapat dua Meru Tumpeng Sebelas dan Meru Tumpeng Sembilan. Pada bagian dasar Meru tersebut dililit oleh patung kura-kura raksasa yang kepalanya terletak di depan pintu. Tempat tersebut dibelit oleh patung Naga Ananthaboga, ada pula beberapa buah arca tua. Tempat tersebut dikelilingi oleh kolam, yang airnya tidak banyak, malah cenderung kering. Penggambaran Meru,  Naga Ananthaboga, kura-kura dan kolam tersebut mengisahkan kejadian Samudramanthana saat para Dewa dan Raksasa mencari Tirta Amerta yang merupakan air suci untuk hidup abadi. Nilai kebudayaan yang sangat khas dan kental itulah yang akan menarik minat para wisatawan untuk datang berkunjung ke pura ini.

gambaran tempat sarat akan nilai historical source picture : balitriporg.blogspot.com

Lokasi Pura Taman Sari Klungkung

Berada di Banjar Sengguhan, Kelurahan Semarapura Kangin, Kecamatan Klungkung, Kabupaten Klungkung. Dari arah Denpasar jarak tempuhnya kurang lebih 50 km. Mencari pura ini sebagai salah satu pura tua di Bali tidak begitu mudah. Dari tepi jalan tidak terlihat jalanan untuk dilalui pejalan, karena lebih terlihat seperti kebun. Tapi setelah masuk lebih jauh, akan terlihat dua buah Meru tumpang yang tinggi. Sebagai salah satu tempat yang dijadikan tujuan wisata, fasilitas penunjang di pura ini belum banyak terlihat. Seperti contohnya warung penjual makanan dan minuman, ataupun toko-toko cendramata. Mungkin saja karena warga sekitar ingin mempertahankan kesakralan daerah sekitar di pura ini. Yang tentunya, tetap menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan yang suka menjelajahi tempat religi.

Lingkungan Pura Taman Sari

Pura Taman Sari juga menjadi objek penelitian karena lingkungannya dinilai sarat akan nilai historical. Bagaimana tidak, pura ini dianggap sangat penting karena dulunya pernah menjadi tempat penyimpanan senjata pustaka Kerajaan Majapahit milik Dinasti Kepakisan. Meskipun pada akhirnya sebagian besar senjata pusaka tersebut telah dirampas oleh kolonial Belanda. Tapi masih ada hiasan Padma Anglayang yang merupakan lambang kekuasaan Majapahit masih tersimpan di lingkungan pura ini.

source picture : ihategreenjello.com
Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *