Pura Gunung Kawi

Kompleks Candi Kuno di Tampaksiring

Pura Gunung Kawi merupakan kompleks candi kuno yang menjadi situs arkeologi paling unik di Bali. Keunikan pura ini terletak pada relief candi yang diukir pada permukaan tebing batu. Keunikan Pura Gunung Kawi dengan candi di dinding tebing ini sangat artistik, sehingga menarik banyak minat wisatawan datang berkunjung. Jika kalian berkeinginan menikmati keasrian pemandangan di Pura Gunung Kawi, sangat mudah untuk mencari lokasinya. Pura ini terletak di Banjar Penaka, Tampaksiring, Kabupaten Gianyar. Lokasinya berada satu jalur dengan Pura Tirta Empul Tampaksiring. Dari kota Denpasar membutuhkan waktu sekitar satu jam saja. Untuk mencapai lokasi pura, dari tempat parkir, kalian harus berjalan kaki menyusuri jalan setapak dan banyak anak tangga. Mungkin ada sekitar 300an anak tangga. Selama perjalanan kalian akan disuguhi pemandangan area persawahan serta lembah dengan banyak pohon hijau. Berdasarkan cerita di masyarakat, Pura Gunung Kawi dipercaya sebagai salah satu tempat tinggal Raja Udayana. Pura ini diketahui sudah ada sejak abad XI.

Daya tarik Pura Gunung Kawi

Pertama kali menjejakkan kaki di lokasi Pura Gunung Kawi, suasana asri dan sejuk dapat langsung kalian rasakan. Rimbunnya pepohonan yang tumbuh di sekitar lokasi dan suara aliran air sungai menambah kesan segar di tempat ini. Sesampainya di bawah kalian bisa langsung melihat kompleks candi yang terbagi menjadi dua bagian. Kelompok candi ini dipisahkan oleh aliran Sungai Pakerisan. Bagian kelompok candi yang terletak di barat sungai ada 4 buah. Sedangkan di kelompok timur sungai ada 5 buah. Selain candi, terdapat pula kolam pemandian dan pancuran air. Selain digunakan sebagai tempat sembahyang umat Hindu, areal pura ini juga sering digunakan sebagai tempat melukat (pembersihan diri).  Jumlah pura keseluruhan ada 5 area, yaitu Pura Gunung Kawi, Pura Puncak Gunung Kawi, Pura Kawan, Pura Pemasaran Gunung Kawi, dan Pura Bukit Gundul. Di areal pura juga terdapat cukup banyak goa. Banyak yang datang untuk meditasi, tapi hanya sebatas di luar goa, tidak sampai masuk kedalam.

Jam berkunjung dan harga tiket masuk kawasan wisata Pura Gunung Kawi

Jam buka Pura Gunung Kawi untuk pengunjung adalah mulai pukul 08.00 – 18.00. untuk memasuki tempat ini kalian akan dikenakan biaya tiket masuk sebesar Rp 30.000 untuk wisatawan domestik dan Rp 50.000 untuk wisatawan mancanegara. Dengan membayar tiket masuk kalian akan mendapat kain sarong dan selendang yang harus digunakan selama berada di areal pura. Nah, bagi kalian yang ingin melihat situs Hindu kuno di bali, boleh sekali mengunjungi pura ini! Sebagai salah satu situs purbakala Bali, keunikan Pura Gunung Kawi ini pasti akan membuat kalian terpesona.

keunikan pura gunung kawi sebagai situs purbakala bali
source picture : travel.kompas.com
Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *