Air Terjun Kanto Lampo

Air Terjun Yang Berlokasi di Dataran Rendah

Memiliki ketinggian 15 meter, Air Terjun Kanto Lampo menghadirkan suasana yang sejuk dan segar. Tidak seperti kebanyakan lokasi air terjun pada umumnya yang berada di kawasan pegunungan atau dataran tinggi. Air terjun ini berada di wilayah dataran rendah. Berlokasi tepatnya di Banjar Kelod Kangin, Desa Beng, Gianyar, Bali. Untuk menuju air terjun ini kalian harus menempuh perjalanan 30 km dari Denpasar atau sekitar 1 km sebelah utara dari Taman Kota Gianyar. Aliran air dari air terjun ini tidak langsung jatuh ke dasar sungai penampungannya, melainkan akan melewati bebatuan berbentuk seperti tangga. Sehingga untuk debit airnya sendiri juga tidak terlalu deras. Hal ini juga menyebabkan air terjun ini tidak jatuh “memukul” keras ke dasar sungai, sehingga menimbulkan suasana yang lebih adem.

Air terjun ini terbentuk secara alami, bersumber dari saluran irigasi air dalam tanah yang tersumbat karena sedimentasi di hilir. Luapan air itulah yang mengalir menjadi air terjun ini.

Perjalanan Menuju Air Terjun

Untuk menuju air terjun ini, kalian dapat menggunakan kendaraan pribadi berupa mobil atau motor. Jalan menuju lokasi air terjunnya sendiri memang terbilang sudah bagus. Setelah memarkirkan kendaraan, kalian perlu berjalan turun menuruni anak tangga. Tapi tenang saja, tangga disini cenderung lebih sedikit bila dibandingkan dengan air terjun lainnya. Sampai di bawah, di sebelah kiri kalian akan melihat ruangan untuk berganti pakaian. Fasilitas disini memang sudah tertata begitu baik. Ada juga gubuk sederhana yang menjual minuman dan makanan ringan. Setelah berganti pakaian kalian akan menuruni sedikit tangga lagi ke sebelah kanan, dan kalian sudah sampai di Air Terjun Kanto Lampo. Kalian akan langsung disuguhi pemandangan air terjun dengan keunikan undakan bebatuan cadas yang dialiri oleh air terjun. Inilah salah satu daya tarik dari air terjun ini.

Bermain di Air Terjun Miring

Seperti yang sudah kami ceritakan, dinding dari air terjun ini tidaklah lurus. Artinya air yang jatuh memang tidak langsung mengenai dasar sungai. Air tersebut akan mengalir di bebatuan berundak, dan jatuh ke segala sisi. Bebatuan ini memiliki ruang untuk berpijak atau berdiri. Jadi bagi kalian yang berani boleh mencoba untuk menaiki bebatuan tersebut sampai di pertengahan. Tapi tetap disarankan untuk berhati-hati, sebab beberapa batu juga ada yang berlumut. Perhatikan tiap langkah pijakan, karena permukaan batu bisa tidak terlihat jelas ditutupi aliran air.

bentuk aliran air terjun kanto lampo
source picture : getlost.id
Please follow and like us:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *